SUMENEP - Kodim 0827/Sumenep memastikan isu dugaan oknum TNI memiliki dan membekingi warung penjual minuman keras saat Ramadan tidak terbukti. Klarifikasi ini disampaikan setelah beredarnya konten TikTok dari akun KABAR DATA dan pemberitaan media online yang menuding adanya keterlibatan anggota TNI aktif.
Pengecekan lapangan dilakukan pada Jumat (21/2/2026) pukul 15.30 WIB, dipimpin Pasi Intel Lettu Inf Totok Subiyantoro bersama unsur Subdenpom V/4-5 Sumenep. Tim mendatangi Kedai Ratu milik Linda Suryani di Jalan Arya Wiraraja (Lingkar Timur), Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.
Dari hasil wawancara, Linda Suryani menegaskan bahwa usaha tersebut adalah miliknya pribadi. Ia mengakui menjual berbagai jenis minuman dan barang kebutuhan lain, dengan penjualan minuman keras dalam jumlah terbatas.
“Usaha ini murni milik saya. Dulu memang dirintis bersama almarhum suami, tetapi sejak beliau meninggal sekitar lima tahun lalu tidak ada lagi anggota TNI yang terlibat ataupun membekingi, ” ujar Linda.
Selain pemeriksaan siang hari, razia gabungan digelar pukul 23.25 WIB melibatkan unsur Pemda, Satpol PP, Polres Sumenep, Subdenpom, dan Kodim 0827/Sumenep. Dalam razia tersebut, petugas tidak menemukan minuman keras di lokasi.
Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan isu lama yang kembali dimunculkan tanpa dasar yang jelas.
“Saya yakinkan bahwa berita yang beredar tersebut adalah hoaks lama yang kembali diangkat tanpa fakta baru. Tidak ada keterlibatan anggota TNI aktif dalam usaha tersebut, ” tegasnya. Senin (23/2/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
“Kami membuka ruang pengaduan seluas-luasnya. Jika ada anggota Kodim 0827/Sumenep yang terbukti melanggar aturan, silakan laporkan. Kami akan tindak tegas sesuai ketentuan dan berkoordinasi dengan Polisi Militer, ” ujar Letkol Arm Bendi.
Kodim 0827/Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjaga disiplin internal serta bersinergi dengan aparat terkait guna memastikan situasi tetap kondusif selama bulan Ramadan di wilayah Kabupaten Sumenep.
